Musik dalam Gereja
Musik adalah merupakan bahasa yang mengungkapkan sebuah makna yang tersirat/terkandung dalam syair, melodi, ritme dan harmoni. Musik berkembang didalam ruang lingkup gereja. di eropa, musik kemudian berkembang di luar gereja setelah terjadinya revolusi industry di prancis pada abad 17
Musik telah ada jauh sebelum manusia diciptakan. Dengan jelas alkitab mencerikan kepada kita bahwa musik telah ada dan digunakan untuk memuji Allah. Luciver adalah malaikat Tuhan yang bertugas sebagai pemimpin pujian lalu kemudian memimpin pemberontakan kepada Allah, dari pengalaman ini jelas menceritakan kepada kita bahwa musik sudah ada jauh sebelum manusia diciptakan
musik gereja adalah merupakan musik yang komleks dengan perpaduan antara lagu dan unsur penjiwaan yang mendalam. lirik nyanyian yang benar mengandung unsur theologia Akitabia yang menghasilkan musik yang indan dan Agung (sakral) Salah satu contoh musik yang indah adalah nyanyian KJ 3 Kami puji dengan riang karya Bethoven. lagu ini adalah musik yang komleks dengan komposisi yang sederhana namun dikenal oleh sejuta umat didunia dan dinyanyikan sepanjang abad
Pemilihan Lagu haruslah tepat bukan hanya asal memilih lagu. Memang kenyataanya lagu gereja sangatlah banyak contohnya nyanyian Rohani, Mazmur, Kidung jemaat, PKJ, NKB (untuk aliran Minstren). Banyaknya itu bukan berarti kita (jemaat) harus menyanyikan semua lagu tersebut. Justru dari banyaknya pilihan lagu itu kita dapat memilih lagu yang tepat untuk dinyanyikan oleh jemaat
Bentuk Pujian yang baik dalam ibadah adalah semua jemaat semua orang yang hadir terilbat dalam ibadah sungguh-sungguh bernyanyi dari dalam Hati. Dalam ibadah Musik (nyanyian) mengambil porsi yang banyak dan paling banyak dilakukan adalah Menyanyi. mengapa ...??? Alasannya adalah oleh karena Musik adalah merupakan sarana / transportasi (penghubung) untuk menghadap Tuhan.
Beribadah adalah memberi segala yang ada pada diri kita, hidup kita, waktu kita, dan segala yang ada pada diri kita untuk diberikan kepada Tuhan Sang Pencipta Alam dan untuk menerima penyegaran iman serta menerima berkat dari Tuhan.
Bermusik bagi Dia adalah memberi segala yang terbaik dari apa yang dapat kita berikan, termasuk segala kemampuan, daya, imajinasi bermusik yang berestetika. berestetika dalam hal ini adalah dan bukan untuk pamer skill dihadapan jemaat melainkan memberikan segala yang terindah bagi Dia yang Maha Kuasa.
Memimpin jemaat dalam ibadah (memalui musik) memang bukanlah hal yang biasa dan jangan dianggap biasa-biasa saja (asal ada musiknya) ini adalah merupakan paradigma yang salah dan harus diluruskan. Ibadah bukan hanya mendengarkan khotbah
Musik dalam ibadah adalah sarana untuk membawa jemaat menghadap Tuhan. Oleh karena itu pemusik dalam gereja haruslah memahami akan hal itu agar tidak menjadi batu sandungan kepada orang lain
Semoga Tulisan ini Bermanfaat Untuk dipahami
silahkan bagikan jika ini bermanfaat.
thank's
Comments