Pendalaman Ilmu melodi

Melodi
Melodi merupakan susunan dari rangkaian tiga nada atau lebih dalam musik yang terdengar berurutan secara logis serta berirama dan mengungkapkan suatu gagasan. Itu mengungkapkan bahwa melodi adalah merupakan bagian dari suatu karya musik

Melodi juga disebut sebagai sebagai elemen dasar dari sebuah komposisi, di mana melodi dirangkai dan disusun secara horisontal serta bervariasi dalam tinggi rendahnya, panjang pendeknya nada-nada, yang disusun dari bagian-bagian akor yang pada dasarnya direncanakan dan memiliki tujuan akhir yang akan dituju

Namun pada hakekatnya pengertian sebuah melodi itu tidaklah muda untuk dikemukakan sebagai sesuatu yang sangat elemen dan disusun secara horisontal dalam sebuah komposisi. Sebab, agar teori melodi tidak dianggap terlalu abstrak, teori ini harus meliputi: teori ritme yang menjadi unsur penting dalam melodi, bahkan teori harmoni harus dimuat sebagai persyaratanya.

Disamping itu secara tersebunyi pengertian melodi yang popular merupakan ekspresi dan gejala kecenderungan manusia mendengar sebuah melodi sebagai hit popular di mana terjadinya penjelasan terminology yang hanya mencerminkan kekurangan teori melodi sendiri. Pada hal kerbetasan pengertiaan tidak boleh menjadi peraturan teori musik yang mutlak oleh karena hanya popularitasnya, karena itu merupakan unsur dangkal yang memuaskan serta timbulnya kesan menarik, sehingga terdapat kemerosotan ilham di dunia musik.

Pengertian melodi yang popular terutama berhubungan dengan persepsi subjek yang mendengar atau berapresiasi, akan tetapi tidak merupakan salah satu kategori objektif dalam bidang teknik komposisi yang elementer

Melodi memiliki sejumlah unsur yang memberinya kelelusan di dalam variasi. Suatu pengertian terhadap unsur-unsur ini akan menolong kita mendengarkan secara preseptif mengenai melodi, unsur unsur melodi meliputi, Tipe Motif Ritmis, Aspek Nada dalam Melodi,Kontur (Kontur menaik, Kontur menurun, Kontur melengkung, Kontur melengkung terbalik, Kontu berkisar)


Sumber : Dieter Mack, Robby R Meka, Diktat Kuliah, Ilmu Bentuk AnalisaKarl Edmund Prier, Ilmu Bentuk Musik.


Comments

Popular posts from this blog