Musik Tradisi Tana Toraja (Tondok Lepongan Bulan)
Lahirnya musik tradisional pada dasarnya dari setiap daerah sama dan mencul dari kebiasaan masyarakat setempat. Sebagian besar dari semua musik tradisional muncul dan digunakan pada upacara-upacara / ritwal keagamaan atau digunakan untuk mengenang para leluhur. Banyak diantara music tradisional sudah mulai hampir punah, ini disebabkan oleh karena modernitas masuk di tiap-tiap daerah dan kurangnya kesadaran untuk melestarikan budaya.
Sudah banyak buku / artikel yang memuat tentang musik tradisional namun dalam hal ini saya mencoba mengangkat musik tradisional suku toraja
Suku toraja adalam merupakan suku yang dulunya tergolong suku yang besar yang memiliki luas daerah yang besar di Sulawesi selatan.
Konon, toraja itu dahulunya tondok lepongan bulan. Sesuai dengan namanya tondok lepongan bulan di sebakan olehkarena karena luas daerah Tana Toraja yang dahulunya sampai Sulawesi tengah hingga di perbatasan enrekang dan silawesi barat.
Sejarah toraja dikenal hingga sekarang bukan melalui sistim penulisan akan tetapi dengan cara lisan yang diturunkan secara turun-temurun oleh Petua Adat (Aluk todolo) hal ini disebakan oleh karena pada zaman dahulu belum mengenal sistem penilisan sehingga untuk mempertahankan budaya dan tradisi ritual itu diturunkan secara lisan kepada petua adat di masing masing daerah di toraja.
Kembali kepada pembahasan tentang musik trasisional Toraja, musik asli tradisional toraja sebagian besar merupakan musik yang tergolong kedalam jenis nyanyian kelonan. Jenis dan bentuk penyajian music tradisional digolongkan kedalam dua bentuk sesuai dengan bentuk upacara / ritwalnya yakni upaacara rambu tuka’ dan upacara rambu solo’.
(..........ringkasan dari posting selanjutnya............)
Tetaplah kunjungi blog ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang sejarah, tradisi dan musik Toraja (Tondok Lepongan Bulan)
thank's